« 60 hari tuk seumur hidup... | Main | Ayah Mereka Superhero... »

Pelukis Cahaya, bede'

Klick...cekleck...klek...bunyi jepretan kamera2 besar dengan harga yg wow mulai terdengar silih berganti...saat itu masih terlalu tenang dan peserta seminarpun masih terlalu sedikit tuk memenuhi ruangan...dalam benakku mungkin belum ada momen yg berarti untuk terekam dalam kamera digital canon D20 ku,baru dua langkah hentakan sepatu Reebok klasikku menyentuh karpet tiba-tiba terdengar suara keras..."Mira!!! kau letakkan dimana data materi yg akan kubawakan hari ini...kau bikin saya pusing lagi..."huhuhu menyenangkan dengan pengalaman minimku,diriku bagai seorang profesional membidik raut wajahnya yg tegang disertai komat kamit bibirnya yg nyaris tertutup kumisnya yg tebal...sesaat diafragmaku terangkat,denyut jantungku terdengar kencang,ini saatnya....cekleck...sesaat momen itu dah tampak dalam layar mini kameraku,wuuuaahhh menyenangkan sekali...

Kuputuskantuk keluar ruangan sejenak,serta merta pandanganku tertuju pada sudut ruangan yg didominasi oleh deretan cangkir warna putih,dua meter disebelahnya tampak barisan sofa cokelat yg terlihat sangat empuk...mmmhhh tempat yg menyenangkan tuk menikmati secangkir kopi dan menghabiskan sepiring kudapan lezat pikirku,sekejap semua kenikmatan itu harus kuhentikan ketika terdengar gemuruh belasan langkah berat menuju pintu utama,"Hai semua panitia dia sudah datang!!!pastikan semuanya diposisi masing-masing" tanpa pikir panjang sembari menikmati tegukan kopi klasik khas hotel itu kameraku langsung menemaniku menembus deretan peserta yg sedang sibuk dengan euforia mereka saat bertemu teman2 sejawat mereka,tak terasa diriku telah berada di posisi strategis tuk mengambil gambar...Sempurna sekali,ceklek...ceklek...tanpa sadar 20 pose orang penting itu dah tersimpan dalam memory kameraku,ini pertama kalinya diriku terjun langsung ikut sesipemotretan lapangan, dan ini merupakan langkah besar dalam hidupku ketika obsesiku memiliki studio Foto dah terwujud dan sedang memulai mengerjakan proyek pertamanya.Tanpa terasa ratusan momen2 yg indah berhasil kuabadikan dalam kameraku ini, laksana seorang pelukis cahaya diriku sedang mencapai orgasme saat berhasil mendapatkan berbagai macam bentuk ekspresi saat mereka tertangkap dalam lensaku.

arrrrgggghhhh nda tau apa sy tulis itu hahahaha....sok-sok menulis cerita hahahahaha...tak apalah beginilah kalo sedang dilanda kerinduan yg mendalam huhuhuhu...seandainya dirinya ada disekitar sini,seandainya dia bersedia kupotret disisa hidupku nanti...sungguh kumerindukannya...sosok yg sedang menjadi inspirator dalam setiap langkahku kini...mizz u so much dE...tanggal 25 nanti kita foto2 yah...diriku yg mencintaimu sejak minggu lalu insyaALLAH tuk selamanya...

Foto Klinik,statusku sebagai pemilik studio membuatku harus tampak profesional meski kemampuan masih amatiran,berawal dari sisi Narsis diriku yg terlalu mendominasi berubah menjadi keinginan tuk mengolah sisi Narsis orang lain hmmm...doakan yah...ini salah satu langkah besar dalam hidupku...MERDEKA hahahhaaha....

                            

Comments

mas buponk kgn ma sapa seeehhh,...
gosip-gosip dulueh,.. kok dah jarang online lagi?

Hakhahaha, satu-satunya hal yang paling dak narsis yang dilakukan superhero narsis, yah ini... membantu orang lain menemukan ke-narsisan-nya. What a nice thing.

Post a comment

Post a comment

Name:

You are currently signed in as .